4 Penyebab Klaim Asuransi Ditolak

Sekalipun perusahaan asuransi memberikan jaminan proteksi pada nasabah, namun tidak semua klaim dapat dikabulkan. Jika hal itu terjadi pada Anda, mohon untuk tidak lekas naik darah. Mungkin ada salah satu penyebab seperti di bawah ini yang membuat ajuan klaim Anda ditolak:

gambar dari agenallisya.files.wordpress.com

  1. Status Polis Lapse

Lapse merupakan kondisi dimana nasabah tidak membayar premi hingga melewati masa tenggang. Masa tenggang pada setiap perusahaan asuransi berbeda-beda. Namun rata-rata menetapkan jangka sekitar 45 setelah jatuh tempo. Apabila sampai masa tenggang berakhir nasabah belum juga melakukan pembayaran premi, maka status polisnya dinyatakan lapse atau tidak aktif. Dalam status seperti ini klaim nasabah sudah pasti akan ditolak.

  1. Tidak Tercantum dalam Klausul Polis
Info penting !  Keuntungan yang Dirasakan Peserta Asuransi Swasta

Di dalam polis telah tertera kriteria standar kerugian yang dapat di-cover oleh perusahaan asuransi. Apabila nasabah mengalami suatu kerugian di bawah standar yang telah ditentukan perusahaan, maka jelas ajuan klaim akan ditolak.

  1. Dokumen Klaim Tidak Lengkap

Nasabah wajib menyertakan dokumen-dokumen pendukung sesuai prosedur pengajuan klaim. Misal untuk klaim kerusakan mobil, dokumen yang diperlukan antara lain fotocopy polis, STNK, SIM, foto mobil yang rusak, dan formulir pengajuan klaim. Jadi, coba periksa lagi dokumen persyaratan Anda agar permohonan klaim bisa segera diproses.

  1. Nasabah Melakukan Pelanggaran Hukum

Perusahaan asuransi tidak akan menanggung kerugian yang disebabkan oleh kelalaian atau perbuatan melawan hukum. Misal, nasabah mengalami kecelakaan lalu lintas karena ugal-ugalan, melanggar rambu-rambu, dan tidak pula memiliki SIM.

Info penting !  Cara Pengajuan Kartu Kredit

Itulah sebagian penyebab klaim nasabah ditolak yang bisa kami informasikan untuk Anda. Semoga bermanfaat.

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.