Bagaimana Cara Pengaspalan Jalan yang Baik?

Jalan beraspal sekarang bukan hanya digunakan untuk transportasi antar provinsi, kabupaten kota, kecamatan, hingga pedesaan. Jalan beraspal juga menjadi salah satu daya tarik seseorang dalam rencana untuk membeli rumah. Pengalaman pribadi saya waktu memilih rumah yang jalannya masih tanah merah atau belum beraspal, saya mengalami beberapa kesulitan. Di antaranya mobil dan sepeda motor yang mudah kotor, apalagi setelah diterpa hujan. Belum resiko jatuh karena kondisi jalan yang tidak rata.

Oleh karena itu, diwajibkan bagi pengembang perumahan untuk memasukkan rencana pengaspalan jalan di komplek perumahan mereka. Agar calon pembeli rumah tertarik dan berminta untuk membeli rumah di komplek tersebut.

Sebelum pengembang melakukan pengaspalan jalan, baiknya memperhatikan hal di bawah ini. Di antaranya :

  1. Pondasi jalan harus padat. Jalan yang akan di aspal harus dipastikan sudah dalam kondisi padat. Hal ini untuk menghindari jalan aspal nantinya mudah rusak dan pecah, serta tidak berumur panjang. Kalau pengembang tidak teliti dalam hal ini, mengakibatkan pos biaya untuk perawatan jalan menjadi membengkak. Proses pemadatan pondasi jalan ini dilakukan per lapisan tanah, agar hasilnya maksimal. Setelah tanah padat, dapat ditambahkan lapisan berupa material batu kali di atasnya. Proses ini bertujuan agar jalan bisa menahan beban di atasnya.
  2. Aspal harus dipadatkan dengan benar. Setelah langkah pertama dilakukan, langkah kedua ialah aspal panas atau hotmix dituangkan dan dipadatkan dengan menggunakan tandem roller. Berikutnya dilakukan pemadatan dengan alat pemadat roda karet mengikuti aspal yang sudah dipadatkan sebelumnya. Terakhir, aspal dipadatkan dengan alat pemadat roda baja tanpa getaran. Pemadatan aspal harus dilakukan sebelum aspal berada di bawah suhu 85 derajat celcius agar material aspal saling mengikat dan tidak mudah rusak.
  3. Membangun sistem selokan yang baik. Dengan sistem selokan atau drainase yang bagus, genangan air saat hujan akan segera mengalir dan cepat kering. Sehingga tidak merusak lapisan aspal.
  4. Menghitung dan memastikan dari beban jalan aspal. Setelah dilakukan pengaspalan, pastikan batas minimal beban kendaraan yang bisa ditahan oleh jalan aspal tersebut.
  5. Melakukan perbaikan segera pada jalan aspal yang berlubang. Jalan aspal yang berlubang dan biasanya terisi genangan air akan mengakibatkan melemahnya kekuatan dari jalan aspal, Jadi bila ada jalan aspal yang berlubang, segera dilakukan penutupan atau perbaikan.
  6. Melakukan penanaman pohon di tepia jalan yang beraspal. Penghijauan dengan menanam pohon di tepian jalan aspal berfungsi untuk mengurangi kebisingan dari jalan yang dilalu oleh kendaraan bermotor dan mengurangi polusi udara dari debu-debu yang beterbangan. Jenis pohon yang ditanam antara lain pohon asam, pohon tanjung, pohon kenari, atau pohon epel. Pohon-pohon tersebut memiliki akar tunggang yang kuat sehingga tidak mudah roboh.
Info penting !  Bingung Cari Pinjaman? Inilah Manfaat Pinjaman Tanpa Agunan

Nah itulah beberapa tips yang dilakukan untuk mendapatkan jalan aspal yang baik.

Langkah berikutnya ialah pihak pengembang harus mencari kontraktor aspal yang menyediakan jasa untuk melakukan pengaspalan jalan. Carilah kontraktor yang memiliki pengalaman panjang dalam melakukan proses pengaspalan jalan dan memiliki kualitas kerja yang bagus. Karena proses pengaspalan jalan membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Jangan sampai anda mementingkan biaya yang murah dan pengerjaan cepat tapi kualitasnya buruk. Ini dapat merugikan anda di waktu yang akan datang.

Sekian dulu tulisan tentang proses mencari pengaspalan jalan yang baik. Kalau kalian terbantu dengan tulisan ini, pastikan untuk membagikannya di sosial media ya. Kalau ada cara yang lain, tulis aja di kolom komentar. Sampai jumpa di tulisan berikutnya.

Info penting !  Merk Merk Jam Tangan Untuk Wanita Terfavorit

Info lainnya:

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.