Lokasi Raja Ampat

Raja Ampat adalah salah satu pulau di Indonesia yang mempunyai pesona alam yang sangat indah, pulau tersebut terletak di Papua Barat, Indonesia. Keindahan yang dimiliki Raja Ampat menjadikan pulau ini sebagai salah satu unggulan tempat pariwisata bawah laut paling terkenal di Indonesia. Satu hal paling menarik di pulau ini yaitu pemandangan indah bawah lautnya, dengan pemandangan keindahan bawah laut tersebut, Raja Ampat selalu dapat memikat para wisatawan untuk berkunjung kesana. Tidak sedikit pula wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat untuk melihat pesona terumbu karang dan aneka biota bawah laut yang indah. Banyak juga wisatawan yang berpendapat bahwa pulau Raja Ampat ini mempunyai keanekaragaman terumbu karang dan biota laut terbanyak di dunia. Bahkan biota laut yang langka pun bisa wisatawan temukan di pulau ini.

gambar dari IG @tann_line

Lokasi wisata Raja Ampat tidak sengaja ditemukan oleh penyelam asal Belanda yang bernama Max Ammer sekitar tahun 1990. Pada waktu itu Max Ammer bermaksud berkunjung ke Raja Ampat untuk menyelam ke dasar laut untuk mencari peninggalan kapal laut dan pesawat pada Perang Dunia ke-II. Setelah melakukan penyelaman di Raja Ampat, Max Ammer terpesona melihat keindahan alam yang dimiliki pulau tersebut. Kemudian setelah selesai menyelam, Max Ammer mengajak temannya dari Australia yang bernama Gerry Allen untuk meneliti tempat tersebut. Sejak itulah, Raja Ampat semakin terkenal di seluruh dunia dengan kekayaan biota laut yang dimilikinya.

Info penting !  Wisata Alam Pantai Banyu Tibo Pacitan

Di tempat ini para penyelam dapat berjumpa dengan kuda laut, Papuan Epaulette, ikan bersayap lima meter, rombongan ikan Barakuda dan beragam jenis ikan lainnya. Bahkan Raja Ampat bisa dikatakan sebagai kekayaan Indonesia dengan koleksi biota laut dan lengkapnya jenis terumbu karang.

Tidak hanya keindahan alam yang dimiliki Raja Ampat, tetapi di pulau Wai wisatawan juga bisa melihat peninggalan sejarah perang dunia II yaitu pesawat-pesawat yang karam. Selain itu juga memiliki peninggalan sejarah lain seperti cap tangan yang ada di pegunungan Misool dan diperkirakan berusia sekitar 50.000 tahun.

Kami juga memiliki informasi tentang rumah pohon cibodas jonggol di link bawah ini.

rumah pohon cibodas jonggol

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.