Mengenal Istilah Gpn

Dalam era globalisasi seperti yang saat ini kita jalani, banyak sekali perkembangan yang di ciptakan oleh manusia guna untuk mempermudah segala aktivitas yang manusia lakukan. Tak banyak dari pekerjaan yang saat ini di geluti oleh masyarakat, sebagian dari itu semua di kerjakan oleh mesin. Dan kinerja mesin itu juga di kenal sangat baik dan bisa di control dengan baik oleh manusia. Semakin mudahnya manusi menabung secara aman dan terpercaya. Mulai saat ini, Bank Indonesia telah menciptakan terobosan baru yakni GPN. Apa itu GPN? Trus bagaimana cara kerjanya?

Nah, istilah ini mungkin asing bagi kalian.GPN ialah Gerbang Pembayaran Nasional yaitu sebuah system jaringan yang mengikat semua jaringan antarbank di Indonesia yang diinisiani oleh Bank Indonesia. Dan dengan adanya lembaga ini mampu menghilagkan sekat – sekat yang ada pada bank – bank dan perturan yang ada pada setiap banknya. Di dasari oleh peraturan Anggota Dewan Gubernur, GPN ialah suatu sistem yang tersusun dari switching, standart, dan servise yang di bangun melalui seperangkat aturan dan mekanisme untuk mengintegrasi instrument dan kanal pembayaran dengan cara nasional.

System ini sudah mulai di luncurkan sejak tanggal 4 Desember 2017 di Jakarta dan melalui perantara Peraturan Bank IndonesiaNo.19/8/PBI/2017 dan sebuah peraturan dari Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017 yang berisi tentang Gerbang Pembayarn Nasional. GPN mengambil alih system pembayaran perbankan yang ada di Indonesia yang seperti sebelumnya sudah terkonsentrasi dengan menggunakan produk pe,bayaran internasional salah satu contohnya seperti visa dan mastercard.

Dalam membantu regulator dalam menyukseskan penyelengaraan GPN, sudah di bentuk 3 lembaga khusus yang sudah terdiri dari :

  1. Lembaga yang bisa menyusun dan mengelola standar dalam GPN atau bisa di namakan dengan Lembaga Standar. Lembaga Standar ini juga mempunyai fungsi yaitu sebagai lembaga yang di jalankan oleh Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia ( ASPI ).
  2. Lembaga yang menyediakan switching dalam GPN disebut juga sebagai lembaga Switching. Lembaga switching juga di ja;ankan oleh beberapa peyelenggaran ( 4 penyelenggara ) yang memiliki sebuah jaringan domestic yang berguna untuk memastikan terjadinya suatu pemrosesan yang di lakukan secara domestic. Lembaga ini juga di tangani oleh suatu PT yaitu PT Artajasa Pembayaran Elektronik ( ATM Bersama ), PT Jalin Pembayaran Nusantara ( ATM Link ), PT Daya Network Lestari ( ATM Alto ), dan PT Rintis Sejahtera ( ATM Prima ).
  3. Lembaga yang memiliki fungsi mengelola services dalam GPN yang di sebut juga sebagai lembaga services. Lembaga ini merupakan lembaga konsorsium dan switching dari bank yang berfungsi untuk melayani berbagai kebutuhan operasional industry, salah satunya seperti rekonsiliasi, setelmen dan kriling. Mulai sekarang ini fungsi dari lembaga services ini di jalankan oleh PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional ( PTEN )

Di harapkan dengan adanya GPN ( Gerbang Pembayaran Nasional ) ini mampu memberikan kenyamanan bagi semua orang terutama nasabah. Dan bisa menghilangkan sekat – sekat yang ada pada setiap banknya dan yang bersal dari peraturan – peraturan yang diciptakan dan di terapkan pada bank masing – masing yang kadang kala memberikan faham yang berbeda bagi para nasabahnya. Tentunya dengan adanya kerja sama dari bank sentral dan bank lainnya seperti ini akan di harapkan kualitas perekonomian masyarakat dapat lebih baik lagi.

Semoga informasi ini bermanfaat ya. Terima kasih sudah berkunjung di tulisan ini. Pastikan membagikannya dengan kawan-kawan kalian di sosial media ya, terima kasih.

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.