Tips Kelola Modal dari KTA Cepat Cair untuk Menjalankan Bisnis

Agar bisnis dapat berjalan dengan stabil dan berkelanjutan, mengelola modal usaha sangatlah penting. Terlepas dari manakah sumber modal tersebut, apakah hutang, pemberian, tabungan atau kah investasi bersama, tentu memerlukan pengelolaan yang matang. Jangan sampai modal usaha yang kamu peroleh, misalnya dari KTA cepat cair justru akan membuatmu bangkrut karena tak mampu mengelola dana dengan cermat.

Salah satu sumber permodalan yang paling banyak diincar saat ini adalah kredit tanpa agunan atau KTA cepat cair. Model pendanaan ini banyak diincar karena selain memberikan sejumlah dana dalam jumlah cukup besar, namun kamu sebagai nasabah tidak perlu memberikan aset untuk digadaikan. Salah satu KTA cepat cair yang banyak dilirik adalah digibank KTA. Hal ini dikarenakan proses persetujuan yang cepat hanya memakan waktu 60 detik saja. Super cepat cair bukan?

Kelola Modal Bisnis dari KTA Cepat Cair dengan Efektif

1. Jenis hutang yang dipilih

Dari berbagai jenis hutang, KTA cepat cair memang menjadi salah satu model pendanaan yang banyak diminati. Namun, memilih model hutang dari kredit tanpa agunan saja tidak cukup. Kamu harus menentukan apakah masa tenor yang kamu ambil jangka panjang atau kah pendek.

Memang benar bahwa peminjaman dengan tenor pendek akan membuat bunga yang diterapkan tidak terlalu besar, namun tentu hal ini akan cukup sulit bagi pelaku usaha. Pasalnya, tidak semua usaha dapat menghasilkan profit secara cepat. Beberapa butuh waktu berbulan-bulan hingga mampu menghasilkan profit.

Oleh karenanya memilih tenor jangka panjang sering dijadikan pilihan. Umumnya pengusaha memilih tenor satu periode akuntansi atau satu tahun lebih. Jika kamu memilih digibank KTA, maka kamu bisa memperoleh masa tenor hingga lebih dari 36 bulan.

2. Bayar cicilan secara disiplin

Dalam menjalankan sebuah bisnis, disiplin dalam mengelola keuangan sangatlah penting. Salah satunya, adalah disiplin membayar cicilan. Pasalnya, cicilan hutang dari KTA cepat cair akan terus menghampiri setiap bulannya. Jangan terlena dengan uang yang sudah dipegang. Buatlah jadwal pembayaran wajib setiap bulannya. Kemudian hitung pendapatan dan sisihkan untuk membayar cicilan.

Jangan sampai pembayaran cicilan kamu melewati batas waktu tempo. Pasalnya, lembaga perbankan pasti akan menerapkan tagihan denda apabila terlambat membayar. Untuk digibank KTA sendiri menerapkan denda sebesar Rp 150,000 sampai Rp 250,000 atau 6%.

3. Rasio Hutang

Rasio hutang akan diukur dari total pendapatan terhadap KTA cepat cair yang dimiliki. Apabila rasio hutang tersebut masih di bawah 30%, artinya masih aman dan lembaga akan memberikan dana tersebut. Namun, apabila rasio melebihi batas, maka tidak jarang lembaga keuangan akan membatasi pendanaan.

Kamu juga sebagai pebisnis, pastikan bahwa rasio hutang di digibank KTA terhadap pendapatan usaha tidak melebihi 30%. Ingat bahwa kamu masih harus membayar gaji para karyawan, membayar operasional usaha, maupun tagihan lainnya. Jaga agar tidak perlu menambah utang jika memang belum terlalu dibutuhkan. Cermati potensi usaha berkembang dengan baik jika dengan atau tanpa hutang. Usaha kamu bisa terus maju jika dikelola dengan baik.

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.